Minggu, 15 September 2013

Lolos Ke ISL, Persik Bingung Cari Sponsor

Berita Kediri - Seperti diketahui Persik Kediri telah berhasil lolos bertanding di ISL setelah mengalahkan lawannya Persikabo Kabupaten Bogor dengan skor 6-2 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (14/9) sore. Untuk berlaga dikasta tertinggi Manajemen Persik Kediri, Jawa Timur, masih bingung dan harus berpikir keras untuk mencari sponsor setelah klub itu lolos untuk mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia (ISL) 2014.

"Kami harus benahi sumber anggaran. Sekarang sudah tidak bisa memakai APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah), jadi harus mencari dana untuk menopang keuangan Persik," kata Wali Kota Kediri Samsul Ashar, Ahad (15/9).

Ditemui dalam acara penyambutan manajemen dan pemain Persik Kediri di Balai Kota, disebutkan bahwa kesebelasan tersebut telah berhasil lolos bertanding di ISL setelah mengalahkan lawannya Persikabo Kabupaten Bogor dengan skor 6-2 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (14/9) sore.

Klub berjuluk "Macan Putih" itu menjadi tim ketiga setelah sebelumnya Persebaya Surabaya dan Perseru Serui yang juga duduk di Divisi Utama lolos ke ISL 2014.

Samsul mengatakan, saat ini sudah membicarakannya dengan manajemen terkait dengan masalah anggaran. Namun, ia enggan mengatakan perusahaan mana saja yang akan menjadi sponsor bagi Persik dalam kompetisi musim depan.

Pihaknya mengungkapkan, sebuah keberhasilan yang luar biasa bagi Persik Kediri bisa kembali bertanding di laga tertinggi di Indonesia tersebut.

Terlebih lagi, bisa kembali bertanding di sepak bola dengan kasta tertinggi ini sudah lama menjadi idaman, setelah terhempas di Divisi Utama.

Wali Kota yang juga seorang dokter ini menilai, pengelolaan Persik terutama masalah anggaran menjadi tantangan yang cukup luar biasa, terlebih lagi musim depan Persik sudah berlaga di liga super Indonesia.

Samsul menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam terkait dengan masalah keuangan itu, dan akan berusaha semaksimal mungkin.

Namun, ia juga menegaskan masalah pembiayaan Persik bukan hanya menjadi tanggung jawab manajemen, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat Kediri.

"Ini tanggung jawab semua. Kami sudah carikan alternatifnya. Seluruh potensi di Kediri kami kerahkan, dan percayalah kami mengelola Persik dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, CEO Persik Kediri Sunardi mengatakan manajemen sangat bangga dengan keberhasilan Persik yang kembali bisa berlaga di pertandingan sepak bola tertinggi di Indonesia tersebut. 

"Ini kerja sama yang luar biasa antara manajemen, pemain, serta Persikmania," katanya.

Ia juga mengatakan, bisa bertanding kembali ke ISL merupakan cita-cita yang sudah lama diimpikan Persik Kediri setelah sekian tahun gagal dan duduk di Divisi Utama.

Sumber: Republika.co.id

Advertiser