Kamis, 26 September 2013

KPU Kediri Kirimkan Berkas Hasil Pilwali ke DPRD

Berita Kediri - Pasca-ditolaknya gugatan pasangan Samsul Ashar-Sunardi oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, akan mengirimkan berkas hasil Pilwali ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri Agus Rofik, Kamis mengatakan KPU sudah menyiapkan berkas hasil pilwali itu untuk disampaikan ke DPRD Kota Kediri secepatnya.

"Kami akan sampaikan putusan ini beserta seluruh persyaratan pasangan calon terpilih ke DPRD Kota Kediri. Untuk selanjutnya, akan dilakukan proses pengajuan pengesahan ke Menteri Dalam Negeri lewat Gubernur Jatim," jelas Agus.

MK telah menolak gugatan yang diajukan pasangan "SAS". Sejumlah pengajuan gugatan itu antara lain tentang penghalangan hak pilih karena tidak disediakan TPS khusus di rumah sakit, kontrak politik dimana terjadi pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif, intimidasi, kampanye hitam "black compaign", politik uang, perusakan surat suara, segel atau kotak suara rusak, dan sejumlah gugatan lainnya. Namun, semuanya ditolak oleh MK.

KPU Kota Kediri menyelenggarakan pilwali bersamaan dengan Pilkada Jatim, 29 Agustus 2013. Pilkada itu diikuti 206.340 pemilih, dimana mereka menyampaikan aspirasinya di 530 TPS.

Pilwali Kota Kediri diikuti tujuh pasangan calon, dua di antaranya adalah pejabat kini, Wali Kota Samsul Ashar dan Wakil Wali Kota Abdullah Abu Bakar yang sama-sama maju pilkada.

KPU memutuskan, pasangan Abdullah-Lilik Muhibbah menang pilkada dengan suara sebanyak 67.915 (45,09 persen), sementara pasangan Samsul Ashar-Sunardi mendapatkan suara 63.784 suara (42,34 persen).

Sumber: antarajatim.com

Advertiser