Senin, 09 September 2013

Ketua DPRD Trenggalek di Tlikung Komisi I DPRD

Beritatrenggalek.com - Konsultasi Komisi I DPRD trenggalek ke badan administrasi kepegawaian Negara ( BAKN ) dikementerian yang berada di Jakarta. Hal ini sangat riskan sekali apa yang dilakukan ketua komisi I DPRD beserta anggotanya. Konsultasi tersebut memang dipertanyakan oleh berbagai pihak baik dari kalangan DPRD itu sendiri maupun dari luar . konsultasi yang tidak ada perintah dari unsyur pimpinan DPRD dan ketua yang tidak tau menahu hal itu.

Sementara itu, ketua DPRD Trenggalek samsul anam saat dikonfirmasi menyampaikan, memang betul adanya komisi I beserta rombongan pergi ke Jakarta. Namun demikian , saya selaku pimpinan DPRD tak mengetahui secara jelas rencana apa yang dilakukan oleh Komisi tersebut. Yang katanya mau konsultasi ke Badan Administrasi Kepegawaian Negara ( BAKN ) ,kamipun tak mengetahuinya. Soalnya kami selaku unsur pimpinan tidak menugaskan komisi manapun untuk konsultasi ke BAKN.ungkap samsul.

Bila hal ini benar, maka anggarannya dari mana dulu . Yang jelas DPRD Trenggalek tidak menugaskan komisi I untuk berkonsultasi ke BAKN. Sayapun baru pulang dari Jakarta ,mengikuti acara sarasehan Nasional keluarga IKAT di taman mini indah Indonesia ( TMII ) dan pentas seni mas. Ucapnya. Jika komisi I ada kegiatan lain , berarti kegiatan tersebut tidak resmi. Persoalnnya , kunker keluar propinsi atau ke daerah lain itu tidak mungkin. Soalnya anggaran tersebut telah habis. Jelasnya. Yang ada hanya kunjungan dalam daerah suatu missal ke kecamatan-kecamatan saja.

Sedangkan Pariyo , kepala badan kepegawaian daerah ( BKD ) Trenggalek mengatakan , kami ke Jakarta ini ada 3 hal mas. Yang pertama mengikuti pentas seni di TMII .yang kedua ada pertemuan dengan keluarga IKAT beserta sarasehan dengan Kepala badan administrasi kepegawaian Negara kebetulan kepalanya juga orang trenggalek yaitu pak EKO. Kami ingin tahu bagaimana persoalan Honorer K-2 untuk bisa diangkat sebagai CPNS. Kata pariyo.

Bila ditanya soal Komisi I DPRD kami tidak mengetahuinya dan tak mengajak untuk bergabung dengan kami. Akan tetapi , jika ingin mendampingi dan bertemu BAKN kami juga tidak menolaknya. Terkait anggaran BKD tidak menganggarkan sama sekali soal urusan dengan KOMISI I lanjut pariyo. Semestinya anggaran tersebut kan ada di DPRD terang nya. Mana mungkin dinas berani untuk mengeluarkan anggaran ,inikan bukan kepentingan kami. Tandasnya.

Sumber: surabayapagi.com

Advertiser