Selasa, 24 September 2013

Karena Sakit, 4 Calon Haji Trenggalek Batal Berangkat

Beritatrenggalek.com - Bertempat di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Trenggalek, Senin pagi (23/9) sekitar pukul 06.00 telah diberangkatkan menuju asrama haji Sukolilo Surabaya. Acara pemberangkatan langsung dipimpin Bapak Bupati Trenggalek didampingi pejabat forpimda. Dari semua calon jamaah haji Kabupaten Trenggalek ada empat orang calon jamaah haji yang pasti menunda keberangkatannya ketanah suci Mekah Arab Saudi di karenakan sakit.

300 calon haji dan empat petugas haji diberangkatkan dengan menggunakan tujuh armada bus. Rombongan jamaah asal Trenggalek tergabung dalam kloter 28 bersama kota Kediri dan kota Blitar, mereka masuk ke asrama haji sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Seksi Haji, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Fauzi Abdullah, Senin mengatakan, pembatalan keempat CJH tersebut dilakukan karena yang bersangkutan tidak memungkinkan untuk mengikuti rangkaian ibadah haji.

"Ada yang sakit strooke kemudian ada juga yang kondisi kesehatannya sangat lemah, sehingga tidak bisa dipaksakan untuk berangkat, terlebih untuk calon haji tersebut tidak memiliki pendamping," katanya.

Menurutnya, jamaah yang diberangkatkan ke tanah suci harus dalam kondisi sehat, hal itu untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah haji serta tidak menyulitkan calon lain.

"Kalaupun ada yang kondisinya kurang sehat atau jamaah yang perlu pengawasan maka harus ada pendampingnya, pendamping ini bertugas untuk membantu selama mengikuti rangkaian ibadah haji," ujarnya.

Fauzi memastikan, seluruh CJH dalam kondisi sehat dan telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Trenggalek.

"Mereka juga telah mendapatkan vaksin miningitis, ada juga yang menambah vaksin anti influenza, agar saat di Makkah tidak mengalami penyakit flu," imbuhnya.

Sementara itu, barang-barang bawaan jamaah haji asal Trenggalek, telah diberangkatkan terlebih dahulu ke asrama haji, Minggu (22/9). Jumlah koper yang diberangkatkan tersebut sebanyak 304 buah. 

Menurutnya, dari pemeriksaan awal, tidak barang-bawang bawaan para jamaah yang mencurigakan atau yang masuk dalam daftar barang terlarang.

Sumber: antaranews.com

Advertiser