Kamis, 26 September 2013

Jika Menang Konvensi, Ali Masykur Siap Mundur dari BPK

Berita Tulungagung - Jika telah dinyatakan menang konvensi dan ditetapkan sebagai calon presiden dari Partai Demokrat, Ali Masykur Musa mengisyaratkan siap mundur dari struktur keanggotaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penegasan itu secara tidak langsung disampaikan anggota IV BPK RI tersebut usai melakukan ritual "sungkeman" meminta restu kepada ibundanya di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (26/9).

"Saya ikut peraturan, kalau peraturan itu mengharuskan menanggalkan BPK untuk konvensi ya saya akan memilih. Tapi sejauh ini saya tanya ke komite konvensi, tidak ada keharusan ikut partai, dan yang kedua di BPK juga tidak ada yang disebut dengan melanggar kode etik," jawab Ali Masykur Musa di sela acara sungkeman ibundanya di Kabupaten Tulungagung.

Ketika didesak pertanyaan oleh wartawan seputar dualisme posisinya sebagai anggota BPK RI dan salah satu kandidat konvensi capres Partai Demokrat, Ali Masykur mengisyaratkan untuk mempertahankan keduanya, hingga putaran konvensi dinyatakan selesai.

Ia berdalih permasalahan itu telah dikonsultasikan ke pimpinan BPK maupun komite konvensi Partai Demokrat.

Hasilnya, kata dia, keputusan untuk mundur atau bertahan di BPK akan dia ambil setelah mengetahui hasil konvensi.

"Jika memang saya sudah tanya komite dan katanya tidak ada kewajiban menjadi anggota Partai Demokrat bagi peserta konvensi, kecuali sudah terpilih sebagai calon presiden," jawabnya diplomatis.

Ali Masykur menegaskan saat ini ia tidak terafiliasi dalam partai politik apapun.

Menurutnya keputusannya ikut konvensi capres Partai Demokrat berdasarkan undangan dari panitia.

Mengenai peluangnya, Ali Masykur Musa mengaku optimistis karena mendapat dukungan dari warga Nahdliyin dar ormas NU.

"Alhamdulilah sejauh ini saya selalu masuk empat besar dari 11 peserta konvensi. Padahal, saya belum menggerakkan elemen NU selaku ormas yang selama ini membesarkan saya," ujarnya.

Selain Ali Masykur Musa, beberapa beberapa nama menteri dan anggota lembaga negara ikut dalam agenda politik tersebut.

Sumber: antarajatim.com

Advertiser