Kamis, 05 September 2013

Istri selingkuh, Seorang Suami di Ponorogo Ancam Pasang Bom Dalam Rumah

Istri selingkuh, Seorang Suami di Ponorogo Ancam Pasang Bom Dalam Rumah
Berita Ponorogo - Misni (45), warga desa Bajang, Kecamatan Balong, Ponorogo, Jawa Timur, nekat membakar rumahnya sendiri. Tak hanya itu, pasalnya Misni  sempat mengatakan jika di dalam rumahnya sudah dipasang dua buah bom siap ledak. Diduga seorang Suami di Ponorogo ini Kesal karena istrinya diduga selingkuh dengan pria lain,

Begitu mendapat laporan dari masyarakat jika di dalam rumah Misni  terdapat dua buah bom siap ledak, petugas dari Polres Ponorogo langsung mensterilkan rumah tersebut dan sekitarnya.


Tak mau ambil resiko, sesuai Protap (prosedur tetap), Polres Ponorogo mendatangkan tim Gegana dari Brimob Polda Jawa Timur yang bermaskar di Madiun untuk melakukan penyisiran lokasi. Namun setelah dilakukan penyisiran selama tiga jam, hasilnya nihil.


Aksi nekat ini bermula dari kekesalan Misni yang menduga istrinya, WW, selingkuh dengan laki-laki  lain. Tak kuat menahan emosi, kemudian pada Selasa 03 September dini hari lalu, sengaja membakar rumahnya sendiri yang sudah dalam keadaan kosong.


Namun ketika warga pada Kamis pagi hendak melakukan kerja bakti guna membersihkan sisa-sisa kebakaran, tiba-tiba Misni yang berada di Kediri, menelpun salah satu warga agar tidak mendekat kerumahnya karena di dalam kamar dan sumur sudah dipasang bom siap ledak.


"Tadi pagi warga mau kerja bakti membersihkan rumah milik Misni yang terbakar Selasa kemarin. Namun tiba-tiba dia menelpun Pak Mujiono yang rumahnya tepat di depan rumah Misni. Dalam pembicaraan via tilpun, dia mengatakan bahwa di dalam rumahnya telah dipasang dua buah bom siap ledak", kata Kepala Dusun Buthung, Desa Bajang, Sugeng Wahyono, kepada wartawan, Kamis (05/09/2013).


Bahkan menurut Sugeng, Misni sempat mengirimkan pesan singkat kepada Mujiono yang isinya, "Sentong kulon eneng loro Pak no, tak pendem, ojo ngasi kepidek (Kamar barat ada dua Pak No, saya tanam, jangan sampai keinjak").


Atas teror ini, polisi masih memburu Misni yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sumber: berita2.com 

Advertiser