Minggu, 08 September 2013

Festival Reog Mini Ponorogo Telah di Buka

Berita Ponorogo - Siapapun di dunia yang membicarakan reog, pasti akan menyebut juga Ponorogo. Kabupaten Ponorogo memang tidak bisa dilepaskan dengan reog. Ciri khas reog Ponorogo dengan dadak meraknya yang super besar dan lebar itu kini coba dimodifikasi untuk kalangan pelajar. Maka lahirlah reog mini khas pelajar Ponorogo.

Reog mini ini coba dikenalkan pada pelajar tingkat SD hingga SMP oleh Pemkab Ponorogo melalui gelaran Festival Reog Mini (FRM) yang dibuka Sabtu (07/09/2013) malam dan akan berakhir tanggal 14 September . Festival yang digelar berbarengan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Ponorogo yang ke-517 ini, selain sebagai ajang pencarian bakat, juga untuk melestarikan budaya asli daerah yang pernah di klaim negera tetangga.

Setidaknya 28 Sekolah Dasar dan SMP se-Ponorogo, berlomba dalam Festival Reog Mini (FRM) tingkat nasional yang ke-11. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo, Sapto Jatmiko mengaku, festival itu merupakan upaya Pemkab dan masyarakat Ponorogo dalam melestarikan kesenian reog.

Festival reog mini ini juga menjadi salah satu ajang pencarian bakat seniman reog. Sebab, selama ini tokoh seniman sudah banyak keluar daerah untuk mengembangkan kesenian yang identik dengan dadak merak dan bujang ganong.

Bupati Ponorogo, H. Amin mengatakan, festival juga dimaksudkan untuk mengembangkan potensi wisata di Ponorogo. Helatan akbar yang diprakarsai Disbudparpora Kabupaten Ponorogo ini akan berakhir tanggal 14 September mendatang. Sedangkan festival berlangsung semenjak sore hingga malam hari.

Sumber: Lensaindonesia.com

Advertiser