Jumat, 20 September 2013

Dengan Senjata Lengkap, Polisi Ponorogo Razia Mobil Box

Berita Ponorogo - Maraknya penembakan anggota polisi akhir akhir ini, seperti yang terjadi di Tangerang dan Depok belum lama ini. Jajaran Kepolisian Resort Ponorogo tidak mau wilayah hukumnya kebobolan.

Kapolres Ponorogo pun memerintahklan anggota dari Unit Sabhara untuk siaga dan mempersiapkan penjagaan di lima pos lantas. Persiapan kesiagaan anggota Unit Sabhara tersebut tersebut dimulai sejak Jumat pagi (20/9) dengan menggelar razia beberapa mobil box.

Dalam merazia, petugas dilengkapi persenjataan mulai dari dektator bom hingga senjata laras panjang dan laras pendek.

“Razia ini kita gelar untuk mengantisipasi situasi saat ini adanya terror-teror dari masyarakat dan teroro di kantort-kantor pemerintah dan juga yang akhir-akhir ini beberapa anggota yang sedang bertugas di pos-pos juga jadi korban,” terang Kasat Sabhara AKP Suharto.

Masih menurut Mantan Kapolsek Ngebel ini, untuk wilayah Polres Ponorogo ada 5 pos penjagaan lalu lintas yang dibantu penjagaan dari anggota Unit Sabhara Mapolres. Lima Pos tersebut antara lain Pos Mlilir, Pos Terminal seloaji, Pos Pabrik Es, Pos Songgolangit dan Pos Dengok.

Selain itu pos perbatasan Ponorogo-Trenggalek dari Mapolsek Sawoo dan Pos perbatasan Wonogiri dari Mapolsek Badegan juga dijaga.

“Untuk setiap pos kita kerahkan 4 personil dari Sabhara sehingga masing-masing Pos ada 7 personil 3 dari lantas dan empat dari Sabhara. Adapun penjagaan dan razia Sabhara nantinya bukan surat-surat kendaraan akan tetapi muatan atau barang bawaan, karena sasaran kita bahan peledak, bom, senjata tajam, miras dan lain-lain,” imbuhnya.mal

Sumber: siaga.co

Advertiser