Sabtu, 21 September 2013

Baru Datang Dari Dealer, Langsung Dibawa Kabur

Berita Tulungagung - Sungguh nekat apa yang di lakukan Candra (25), warga Desa Wajakkidul, Kecamatan Boyolangu membawa kabur motor baru Honda Beat, Jumat  (21/9/2013) sore. Atas tuduhan membawa kabur Dia ditahan oleh Polres Tulungagung.

Modus operandi penipuan oleh Candra tergolong baru sekaligus nekad. Dia pura-pura memesan sepeda motor baru Honda Beat melalui karyawan dealer bernama Agus Sunar Wibowo (32) warga Desa/Kecamatan Kedungwaru.

Agus kemudian mengantarkan motor pesanan tersebut ke rumah Candra, Jumat pagi. Mereka lantas bercengkerama di rumah tersebut. Namun, belum sempat berhitung soal transaksi jual beli, Candra meminjam motor tersebut.

"Bilangnya pinjam tapi sampai beberapa jam kemudian dia tidak kembali," kata Agus.

Meski berada di rumah yang diakui milik Candra, orang di rumah tersebut dan tetangganya tidak mau bertanggungjawab. Pasalnya, selama ini Candra memang dikenal sebagai preman.
Agus pun tak putus asa. Dia berkeliling wilayah Ringinpitu dan sekitarnya secara acak tetapi tak menemukan pembawa kabur motor baru itu.

Agus lantas istirahat sambil minum kopi di sebuah warung tepi Jl Raya Ngantru. Beruntung, dia mengenali Candra sedang mengisi bensin eceran dekat warung tersebut.

"Langsung saya tangkap dia. Ternyata, motornya sudah dipreteli. Di dalam jok malah ada plat nomor yang baru," kata Agus.

Candra yang sendirian tak berkutik menghadapi Agus. Meski terkenal sebagai preman, Candra juga tidak melawan ketika digelandang oleh Candra ke markas Polres Tulungagung.

"Tersangka kami tahan, motornya kami amankan, termasuk barang bukti lain untuk penyidikan," kata Kasat Reskrim AKP Lahuri.

Menurut dia, penipuan dan penggelapan ini cukup terencana, terlihat sejak tersangka pura-pura membeli secara kredit hingga skenario membawa kabur dan menyiapkan plat nomor palsu.

"Tersangka kami jerat pasal 378 KUHP. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara," ujarnya.

Sumber: tribunnews.com

Advertiser