Sabtu, 14 September 2013

Banmus DPRD Ponorogo ‘’Boikot’’ Rapat PAW

Berita Ponorogo - Sejumlah anggota dewan yang tergabung di banmus terkesan sengaja mengagalkan Rapat banmus (badan musyawarah) DPRD Ponorogo, kemarin (13/9). dengan agenda membahas pergantian antar waktu (PAW) Gufron Ridhoi dan Sukron Hardianto, keduanya anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Nahdlatul Ulama (PKNU). ‘’Ada indikasi sengaja digagalkan,’’ terang Ketua DPRD Agus Widodo, kemarin.

Mayoritas anggota banmus kemarin sebenarnya datang ke gedung DPRD namun enggan masuk ruang rapat. Kendati staf sekretariat dewan sudah memberitahukan rapat segera dimulai, mereka terlihat cuek. Jika sesuai agenda rapat banmus dimulai pukul 09.00, belum juga ada tanda-tanda tergelar dua jam kemudian. Ketua DPRD Agus Widodo yang merasa kesal akhirnya sengaja keluar ruangan menuju warung pinggir alun-alun. ‘’Terus terang saya pribadi menyesalkan gagalnya rapat banmus,’’ ungkapnya.

Menurut dia, PAW dua anggota dewan dari PKNU itu sudah diputuskan dan disetujui Gubernur Jatim H Soekarwo. Proses pergantian antar waktu juga sudah sesuai mekanisme berdasarkan pengajuan dari parpol yang diteruskan ke KPUD. Pihaknya akhirnya mengusulkan ke gubernur melalui bupati. ‘’DPRD itu hanya memfasilitasi, bukan memutuskan disetujui atau tidaknya PAW,’’ tegas politikus PDI Perjuangan itu.

Agus meminta pihak yang keberatan dengan proses PAW agar mengajukan gugatan ke pengadilan. Sedangkan proses PAW yang sudah disetujui gubernur tetap harus dijalankan. ‘’Harusnya proses PAW tetap berjalan,’’ jelasnya.

Selain Syukron dan Gufron, Agus menyatakan ada empat anggota DPRD yang diusulkan PAW. Ada nama Sandy Nicholas dan Dody Martha Perwira dari PDIP, Budiono dari Partai Demokrat, dan Muryanto dari PKPI. Prosesnya kini masih di KPUD. ‘’Pelaksanaan PAW menunggu persetujuan gubernur,’’ pungkasnya.

Sumber: radarmadiun.info

Advertiser