Minggu, 15 September 2013

Asma Tak Kunjung Sembuh, Nenek di Ponorogo Nekat Gantung Diri

Berita Ponorogo - Akibat mengidap sakit asma yang tak kunjung sembuh, Tuinah (70) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah balok yang ada di sentong (kamar) belakang rumahnya sendiri, Minggu (15/09/2013). Sungguh di luar dugaan apa yang dilakukan Tuinah, nenek renta asal Desa Semanding, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo ini.

Korban yang sudah dalam kedaan tak bernyawa ini pertama kali ditemukan oleh menantunya yang bernama Robi. Robi yang pulang dari sawah melihat keadaan rumah sepi. Sontak saja dirinya langsung mencari mertuanya yang sudah renta namun tak menemuinya.

Betapa terkejutnya Robi setelah masuk ruang belakang rumah. Robi melihat mertuanya dalam keadaan tergantung di kayu balok yang disandarkan di tembok yang rencananya akan digunakan untuk menggantikan blandar rumahnya.

Melihat mertuanya yang sudah tak bernyawa, Robi langsung memanggil para tetangganya yang kemudian diteruskan ke perangkat desa setempat dan Polsek Kauman.

“Sepulang dari sawah saya melihat rumah kok sepi. Kemudian saya berusaha mencari ibu dan setelah saya cari-cari dan ketemu ternyata ibu sudah meninggal,“ ucap Robi.

Sementara itu, Kapolsek Kauman, Kompol Haryono membenarkan bahwa korban tewas karena gantung diri. Setelah didatangkan tim medis dari Puskesmas Kauman dan memeriksanya, tidak ditemukan adanya bekas-bekas penganiyaan. ”Korban meninggal bunuh diri, tadi petugas dari Puskesmas Kauman sudah memeriksanya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiyaan,” ucapnya.

Sumber: lensaindonesia.com

Advertiser