Jumat, 16 Agustus 2013

Polres Trenggalek Bangga Tidak ada Korban Kecelakaan yang Meninggal Selama Lebaran

Polres Trenggalek Bangga Tidak ada Korban Kecelakaan yang Meninggal Selama Lebaran - Jajaran Kepolisian Resor Trenggalek, Jawa Timur, menyatakan bangga atas kesuksesan mereka menekan angka korban meninggal dunia (MD) hingga nol, selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2013.

"Jadi selama sembilan hari pelaksanaan operasi Ketupat Semeru, tidak ada satupun korban kecelakaan yang meninggal dunia. Ini sesuai dengan harapan kita semua," kata Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Untung Bagiyo Riyanto, Jumat (16/8/13).

Sesuai data di Satlantas Trenggalek, selama operasi yang dijalankan tanggal 2 hingga 10 Agustus tersebut, hanya ada dua korban kecelakaan yang mengalami luka berat dan empat korban mengalami luka ringan.

"Ini adalah hasil kerja sama yang baik antara petugas kepolisian dengan masyarakat, polisi menjalan tugas mengatur lalu-lintas, sedangkan masyarakatnya mematuhi aturan lalu-lintas yang berlaku," ujarnya.

Untung menjelaskan, guna menekan jumlah korban meninggal dunia dan tingkat kecelakaan, pihaknya memfokuskan diri untuk mengawal jalur-jalur yang masuk kategori rawan laka lantas atau "black spot area".

"Jauh hari sebelum lebaran, kami sering melakukan operasi lalu-lintas di kawasan rawan laka tersebut, tujuannya agar masyarakat tertib dan lebih berhati-hati," imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga aktif melakukan sosialisasi ketertiban lalu-lintas di sejumlah sekolah serta melalui media "banner" yang dipasang di jalan raya.

"Khusus Trenggalek, jalur rawan kecelakaan adalah jalan raya Trenggalek-Tulungagung, termasuk titik baru itu yakni di Ngetal, sebetulnya jalannya bagus dan mulus, tapi kondisi ini sering dimanfaatkan untuk ngebut," ucap Untung.

Ditambahkan, sesuai dengan rilis Polda Jatim angka kematian korban kecelakaan lalu-lintas tertinggi selama arus mudik dan balik lebaran diduduki oleh Polres Banyuwangi dengan delapan korban meninggal dunia (MD).

Posisi kedua Polres Nganjuk dengan tujuh korban MD, kemudian Polres Sidoarjo, Polresta Blitar dan Polres Tuban masing-masing enam korban MD.

"Kemudian di bawahnya ada Polres Lumajang lima korban MD dan berikutnya adalah Polrestabes Surabaya, Polres Bangkalan dan Lamongan masing-masing tiga korban MD," pungkasnya.

Informasi Di Trenggalek Tidak ada Korban Kecelakaan yang Meninggal Selama Lebaran berdasarkan sumber http://whatindonews.com/id/post/7644

Advertiser