Selasa, 20 Agustus 2013

Polisi Molor, Tahanan Pencabulan Cewek Trenggalek Kabur

Polisi Molor, Tahanan Pencabulan Cewek Trenggalek Kabur - Diberitakan sebelumnya bahwa Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Semarang, berhasil meringkus dua pelaku pencabulan terhadap gadis yang sehari–harinya berprofesi sebagai pengamen.

Dua pelaku itu masing–masing, seorang sopir truk dump Eko Karniyanto (32), warga Bumi Wana Mukti, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dan Agus (35), seorang sekuriti proyek bangunan di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Mereka ditetapkan tersangka dan langsung ditahan. Barang bukti yang ditemukan adalah sebuah terpal yang digunakan saat mencabuli korban, dan dua botol minuman keras (miras) jenis congyang.

Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Elan Subilan mengatakan, dua tersangka ditangkap di tempat kerjanya, lokasi proyek galian di Gunungpati, Kota Semarang.

Dimana dua pelaku ini telah melakukan pelecehan terhadap cewek abg asli Trenggalek.

“Korban saat itu berteduh bertemu sopir truk. Lalu dibawa ke proyek galian. Bersama tersangka Agus, korban dipaksa minum congyang dan dicabuli,” katanya di Mapolrestabes Semarang, Jumat (28/6/2013).

Korban yang masih bawah umur itu, kata dia, sore harinya ditemukan saudaranya dalam keadaan mabuk dengan kondisi rambut dan pakaian acak–acakan.

Awalnya, korban berpamitan hendak pulang ke Trenggalek, Jawa Timur, sejak Kamis 20 Juni 2013. Namun, korban sempat menginap di tempat saudaranya, di Gunungpati, dan hendak melanjutkan perjalanan pulang pada Sabtu.

“Ancaman hukumannya bisa 15 tahun penjara. Dua pelaku masih dalam penyidikan, dijerat UU Nomor 22 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak,” tambahnya.

Sementara itu, dua tersangka malah saling tuding. Eko tidak terima karena rekannya yakni Agus mengaku tidak ikut–ikutan. “Dia ikut–ikutan pakai tangan,” kata tersangka Eko kepada Agus. Sementara itu, tersangka Agus mengelak. “Saya cuma beli congyang,” elak Agus.

Namun akibat Polisi tertidur,  satu pelaku pencabulan tehadap cewek abg Trenggalek ini berhasil melarikan diri tepatnya pada senin 19/08/2013.

Dimana pelaku memanfaatkan Kelengahan petugas yang terlelap pada Senin (19/8). Dia diketahui sudah raib dari selnya kemarin sekitar pukul 05.00.

Kaburnya tersangka diketahui ketika petugas jaga mengecek jumlah tahanan yang berkurang satu. Petugas yang curiga ada seorang tahanannya yang tidak ada di tempat langsung melakukan pengecekan lebih lanjut. Ternyata dugaan mereka benar. Eko sudah tidak ada.

Tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur itu selama ditahanan menghuni ruangan sel bersama 38 tahanan lainnya.

 Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan saat dikonformasi mengaku pihaknya sedang melakukan pengejaran. "Kami sudah berkoordinasi dengan reserse," kata Elan.

Radar Semarang melaporkan, tersangka diduga kabur dinihari kemarin ketika petugas yang berjaga lengah. Diduga, petugas piket tertidur dan Eko mengambil kunci yang menempel di pinggang salah satu petugas.

"Saat kejadian, lima petugas piket tidur semua," kata seorang sumber di Polrestabes Semarang.

Sebelum kabur, Eko diperkirakan sudah mengamati gerak-gerik petugas jaga. Nah, begitu sudah yakin aman, maka dia langsung memanfaatkan situasi tersebut.

Entah sengaja atau tidak, saat kejadian ruang tahanan Eko tidak terkunci. Tak pelak dengan mudah dia mendapatkan kunci-kunci yang lainnya dari petugas jaga. "Dia menggunakan kunci itu untuk membuka pintu utama dan kabur," kata sumber yang sama.
Sumber: rimanews.com

Advertiser