Rabu, 28 Agustus 2013

Meriahnya Festival Jaranan Turanggo Yakso di Trenggalek

Beritatrenggalek.com - Tari jaranan Turanggo Yakso dari kecamatan Dongko Trenggalek pernah kita Ulas Sebelumnya. Untuk memperinggati Hari Jadi Kabupaten Trenggalek, Jaranan Turanggo Yasko diadakan selama empat hari berturut turut.

Festival atau pagelaran kesenian tradisional jaranan Turanggo Yakso yang digelar di alun-alun Kabupaten Trenggalek pada 23-26 Agustus berlangsung meriah.

"Festival Turonggo Yakso ini adalah even tahunan yang kami gelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. Selain itu agenda ini juga sebagai upaya untuk melestarilkan budaya lokal," terang Kabag Humas Pemkab Trenggalek, Yuli Priyanto.

Puluhan ribu warga, tua-muda seakan tidak pernah bosan menyaksikan penampilan demi penampilan kelompok jaranan dalam unjuk kebolehan dalam memeragakan kesenian tradisional khas Trenggalek tersebut.

Acara yang digelar setiap malam hari sejak Jumat (23/8) hingga Senin (26/8) itu diikuti oleh puluhan seniman yang tergabung dalam sanggar dan perkumpulan Turonggo Yakso di seluruh Kabupaten Trenggalek.

Tari Turonggo Yakso dalam penampilannya digambarkan sebagai sosok berbadan kuda namun berkepala raksasa.

Kesenian jaranan cukup menarik saat disuguhkan di atas panggung, terlebih saat ini ada
beberapa variasi yang dilakukan, sehingga semakin mempercantik penampilan.

Yuli menambahkan, selain jaranan Turonggo Yakso, festival yang digelar di alun-alun kota tersebut juga menampilkan kesenian jaran konvensional.

Dari rangkaian perlombaan itu, panitia memilih lima peserta yang menjadi penampil terbaik kategori Turonggo yakso dan tiga penampil terbaik non-Turonggo Yakso.

"Mereka mendapatkan piala sekaligus uang pembinaan. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus melestarikan budaya lokal Trenggalek," ujarnya.

Senada, Bupati Trenggalek Mulyadi Wr menyatakan komitmennya untuk terus menggelar acara serupa pada tahun-tahun mendatang, karena hanya dengan cara itulah para seniman merasa lebih dihargai dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Pihaknya berharap pagelaran kesenian Turonggo Yakso tersebut terus mengalami perkembangan. Sehingga kedepan bisa menjadi salah satu aset wisata budaya, seperti layaknya even tahunan yang digelar di beberapa daerah.

"Upaya pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Kabupaten Trenggalek dapat menumbuh kembangkan pencitraan karakter bangsa yang ramah, berbudaya, bermartabat dan menjunjung tinggi derajat kemanusiaan," kata Bupati Trenggalek.
Sumber: antarajatim.com

Advertiser