Rabu, 28 Agustus 2013

Disdikbud Trenggalek Cairkan TPP 47,2 M Untuk 3.707 Guru

Beritatrenggalek.com - Kepala Disdikbud Kabupaten Trenggalek, Kusprigianto, Rabu (28/8) mengatakan tunjangan untuk guru bersertifikasi rencananya bakal ditransfer ke rekening masing-masing guru penerima pada pekan ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur mencairkan tunjangan profesi pendidik (TPP) semester pertama 2013 sebesar Rp47,2 miliar, setelah tersendat selama enam bulan terakhir.

"Kami sudah ajukan pencairannya ke BPKAD (badan pengelola keuangan dan aset daerah), Insya Allah dalam minggu ini pihak BPKAD akan menghubungi Bank Jatim, nanti Bank Jatim akan mentransfer uang tersebut ke bank yang menjadi mitra, dan diteruskan ke rekening masing-masing guru," katanya.

Dijelaskan, pencairan anggaran miliaran rupiah itu dilakukan dua tahap, untuk tahap pertama, yang dilaksanakan pekan ini merupakan alokasi TTP periode April, Mei dan Juni. Sedangkan pekan berikutnya merupakan alokasi tribulan pertama (Januari-Maret).

"Jadi tunjangan selama enam bulan itu akan cair semuanya, para guru juga perlu khawatir, seluruhnya akan di transfer langsung ke rekening, sehingga tidak ada pemotongan," tegasnya.

Kusprigianto menambahkan, keterlambatan pencairan TPP pada semester pertama tahun ini bukan merupakan kesalahan Dinas Pendidikan Trenggalek. Hal itu terjadi karena masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 41 ke 101 .

Sehingga dana yang dialokasikan untuk 3.707 guru bersertifikasi di Trenggalek itu masih berada di pemerintah pusat dan belum ditransfer ke kas daerah.

"Ini sekaligus membantah terhadap tudingan yang mengatakan dana tersebut sengaja ditahan di kas daerah, mau ditahan dari mana kalau uangnya saja belum ada," kata Pria yang akrab disapa Kuspri ini.

Sesuai data di Disdikbud Kabupaten Trenggalek, jumlah penerima tunjangan profesi pendidik sebanyak 3.707, terdiri dari 173 guru TK, 2.371 guru SD, 698 guru SMP, 276 guru SMA, 182 guru SMA serta tujuh pengawas sekolah.

Ia berharap, kucuran anggaran Rp47,2 M tersebut menjadi penyemangat baru dan membawa dampak baik terhadap kualitas pendidik di Trenggalek dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik.

Sumber: antarajatim.com

Advertiser