Jumat, 23 Agustus 2013

Di Karangan Trenggalek, Bambang DH Berjanji Subsidi Desa Ratusan Juta

Beritatrenggalek.com - Para Calon Gubernur Jawa Timur, mulai menyampaikan janji-janji politiknya di hadapan Masyarakat Trenggalek. Salah satunya seperti Calon Gubernur Jawa Timar Bambang Dwi Hartono yang lebih di kenal dengan sebutan Bambang DH (BDH) bagi para perantau dari Trenggalek yang pernah merantau ke Surabaya. Bambang DH Saat berkampanye di Lapangan Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (22/08). Menyampaikan beberapa program jika Meraka terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur.

Salah satu yang menjadi program andalan Bambang-Said dalam pencalonannya sebagai pasangan kepala daerah di Jatim adalah komitmen pemberian dana subsidi ke setiap desa sebesar Rp500 juta.

Menurutnya, program yang mereka tawarkan tersebut riil dan pasti akan direalisasikan jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dalam coblosan, 29 Agustus mendatang.

Selain subsidi dana pembangunan desa senilai ratusan juta, Bambang yang datang didampingi Ketua DPD PDIP Jatim, Sirmadji juga menjanjikan pendidikan gratis secara konkret di semua jenjang sekolah, dari SD hingga SMA/SMK.

"Saat menjadi Walikota Surabaya, program saya ini berhasil dilaksanakan hingga sekarang. Kebijakan yang sama tentu bisa saya lakukan jika terpilih sebagai Gubernur," janjinya percaya diri.

Dalam orasinya, Bambang DH menyatakan, komitmen itu sebagai garansi kepada masyarakat Jawa Timur untuk bertanggungjawab dan menjalankan tugasnya mensejahterakan mamsyarakat desa.

"Jadi, kalau kami memimpin Jawa Timur akan kami balik, secara bersama-sama kita akan majukan desa terlebih dahulu, dengan demikian provinsi ini akan cepat maju," katanya.

Menurutnya dana subsidi Rp500 juta per desa per tahun tersebut bisa dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan di kawasan pedesaan serta untuk memberdayakan sejumlah sektor ekonomi kerakyatan.

Calon Gubernur Jawa Timar Bambang Dwi Hartono. Juga menyampaikan kontrak politik di hadapan ratusan massa PDIP, untuk mengundurkan diri jika tidak memenuhi janji-janji politiknya selama kampanye.

"Saya dan pak Said (Abdullah) akan mundur sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur jika sampai ingkar atas semua program pembangunan yang saya tawarkan selama kampanye ini," sumbarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Sirmadji mengatakan, gaya kepemimpinan gubernur saat ini kurang pro terhadap rakyat.

Menurutnya, perkembangan ekonomi di Jawa Timur mengalami perkambangan yang cukup signifikan, namun hal itu tidak dibarengi dengan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Ia juga sempat menyindir program Jalin Kesra yang selama ini dilakukan Gubernur Soekarwo, karena dinilai tidak dibarengi dengan strategi yang matang.

Terkait dengan kemajuan ekonomi Jatim, Sirmadji optimistis cagub yang diusung PDIP mampu melampaui apa yang dicapai oleh gubernur sekarang.

"Sebagai buktinya, dulu pada saat awal Pak Bambang menjadi Wali Kota Surabaya, pendapatan daerahnya hanya Rp500 miliar, tapi diakhir masa jabatannya pendapatan Surabaya naik menjadi Rp5,7 triliun," tandasnya.

Sumber: Surabayapagi.com

Advertiser