Jumat, 30 Agustus 2013

Dapil Trenggalek Menyumbang Suara Terbanyak, KarSa Memang Jempol dan Berkah

Beritatrenggalek.com - Meskipun secara real count alias penghitungan manual dan belum disahkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Jawa Timur, namun berdasarkan hasil quick count dari lembaga survey yang ditayangkan oleh seluruh media elektronik, bisa dipastikan pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf melenggang manis menuju kursi Jatim 1, Kamis (29/8).

Pasangan nomer urut 1 menduduki peringkat atas dalam perolehan suara berdasarkan hasil dari quick count, KarSa meraup sekitar 48,14% dari tiga kandidat lainnya. Sementara pasangan Khofifah-Herman yang diprediksi bisa menjegal kemenangan Karsa hanya meraup 38,02%.

Sedangkan pasangan calon dan wakil gubernur dari nomer urut 3, Bambang DH dan Said Abdullah menempati urutan ketiga dengan meraup suara sekitar 11,47%. Dan urutan terakhir dalam hal perolehan suara ditempati oleh pasangan Eggy-Sihad yang hanya meraup 2,37%.

Kemenangan pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf ini sebelumnya sudah diprediksi untuk melenggang manis menuju grahadi, maklum dari survey sebelum pemilihan dilakukan oleh lembaga survey, KarSa unggul dibeberapa daerah. Setidaknya hampir semua kantong suara yang diprediksikan bisa meraup suara mutlak berjalan mulus.

Surabaya yang selama ini dikenal dengan kantong suara dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang akan menjadi tulang punggung suara dari pasangan Bambang-Said akhirnya milik KarSa. Pasangan nomer urut 1 menang mutlak di kota Pahlawan.

Lembaga survey juga menyatakan bahwa KarSa menang di beberapa daerah. Sementara pasangan Khofifah-Herman hanya menguasai empat daerah yang menjadi kantong pundi-pundi suaranya dalam meloloskan Pilgub Jatim ini. Berdasarkan survey pasangan Khofifah-Herman hanya unggul dibeberapa kabupaten yang bukan merupakan basis perolehan pasangan KarSa.

Soekarwo sendiri saat diwawancarai oleh salah satu stasiun televisi swasta menyatakan sangat berterima kasih karena masih dipercaya oleh masyarakat Jatim. Bahkan seandainya kembali memimpin Jatim, KarSa akan berkolaborasi dengan ketiga pasangan lainnya untuk bersama-sama memajukan Jatim.

“Semua pasangan mempunyai program yang sangat bagus, alangkah baiknya jika kita semua para pemimpin bekerja sama untuk memajukan masyarakat Jatim lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dan dari pantauan tim litbang Surabaya Pagi, KarSa unggul di dapil Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep dengan 47,93 persen suara. (lihat grafik di bagian lain halaman ini). Selanjutnya unggul juga di Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Pasuruan, Probolinggo dengan 51,01 persen suara. Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo dengan 53,04 persen suara.

Jember, Lumajang 44,69 persen. Batu, Kota Malang dan Malang 52,27 persen suara. Blitar, Kediri, Kota Blitar, Kota Kediri, Tulungagung dengan 40,21 persen suara. Jombang, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Madiun, Mojokerto, Nganjuk 49,03 persen suara.

"Keunggulan didapil paling besar berada di Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo dan Trenggalek dengan 60,65 persen suara," ujarnya.

Sementara, pasangan yang dapat menggunguli KarSa didapil adalah Khofifah Indar Parawansa - Herman Sumawiredja. Di dua dapil pasangan tersebut berhasil mengungguli sang incumbent.

Dua dapil itu adalah Sidoarjo, Surabaya dengan 43,60 persen suara dan dapil Bojonegoro, Gresik, Lamongan dan Tuban dengan 44,77 persen.

Pakde: Kedepan, Komunikasi ke Masyarakat Diperluas!
Sementara itu, cagub incumbent Soekarwo menanggapi kemenangan sementara versi hasil quick count (QC) sebagai informasi manifestasi awal bahwa program pembangunan pemprov selama ini ternyata on the track alias cocok di hati rakyat Jatim.

"Tetapi juga masih banyak kekurangannya, kekurangan inilah yang memberi mandat kita kembali agar KarSa diteruskan. Tapi juga diperkuat ke depan komunikasi ke masyarakat," kata Pakde.

Quick count (QC) adalah hasil keputusan masyarakat yang harus dihargai bersama semua kandidat. "Bukan soal puas atau tidak puas dengan hasil itu, selisih 1 persen atau 10 persen pun harus dihargai sebagai mandat dari rakyat. Program calon nomor 2, 3 dan 4 itu juga bagus-bagus," imbuhnya. ide
Sumber: surabaypagi.com

Advertiser