Sabtu, 31 Agustus 2013

Baru di Bangun 6 Bulan, Atap Paviliun RSUD dr Soedomo di Bongkar

Beritatrenggalek.com - Atap gedung paviliun baru RSUD dr Soedomo Trenggalek terpaksa dibongkar. Pembongkaran dilakukan lantaran kondisi atap semakin melengkung.

Pembongkaran dilakukan untuk mengantisipasi atap ambruk. Apalagi, kondisi atap semakin melengkung. Hal tersebut disebabkan kurangnya tiang penyangga rangka baja atap dengan panjang tiga puluh meter, lebar lima belas meter dengan ketinggian sepuluh meter.

Rekanan pelaksana proyek pembangunan gedung paviliun RSUD Dr Soedomo Trenggalek PT Ardhi Tekindo Perkasa, Surabaya, mengaku tidak tahu menahu masalah tersebut.

Pihaknya hanya melaksanakan pekerjaan sesuai yang ada dalam perencanaan. Termasuk pembongkaran atap bangunan yang baru selesai dibangun sekitar enam bulan lalu.

”Sudah saya kerjakan sesuai gambar. Soal kesalahan saya tidak tahu,” jelasnya.

Terkait pembongkaran atap, Sunu pelaksana proyek menjelaskan PT miliknya hanya melaksanakan proyek lanjutan. Yakni pembangunan tahap akhir proyek paviliun RSUD dr Soedomo senilai Rp 6 Miliar tersebut.

”Ini proyek lanjutan kok,” kata kontraktor yang berdomisili di Desa Durenan Kecamatan Durenan ini.

Sementara itu, pembongkaran untuk menambah tiang penyangga rangka baja gedung paviliun RSUD Dr Soedomo Trenggalek tidak hanya kali ini saja. Sebelumnya, pihak pelaksana proyek juga terpaksa menambah tiang penyangga atap lantaran kondisinya sangat mengkhawatirkan. Jika dibiarkan, sangat besar kemungkinan atap akan roboh. Tentu saja kondisi tersebut sangat membahayakan pasien jikalau nantinya difungsikan.

Sumber: kediriupdate.com

Advertiser