Minggu, 28 Juli 2013

Rampas Sepeda Motor Warga Besuki, Oknum Wartawan Trenggalek di Tangkap

Rampas Sepeda Motor Warga Besuki, Oknum Wartawan Trenggalek di Tangkap - Seorang oknum wartawan dari koran mingguan "Patroli" ditangkap tim buru sergap Kepolisian Resor Trenggalek karena diduga merampas sepeda motor warga, dengan dalih sebagai juru sita (debt collector) sewaan sebuah perwakilan perusahaan jasa keuangan, Adira Finance Trenggalek.

"Pelaku ditangkap tim buru sergap saat membawa kabur sepeda motor hasil rampasannya," kata Kasubbag Humas Polres Trenggalek, AKP Siti Munawaroh, Minggu.

Oknum wartawan yang kini ditahan di Mapolres Trenggalek itu sesuai data yang tercantum dalam kartu pers berlogo "Koran Patroli" diketahui bernama Arif Jatmicho.

Pria berumur sekitar 34 tahun ini tercatat sebagai warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Arif disebutkan tidak serta-merta melakukan perampasan sepeda motor milik Dianto (29), warga Desa Besuki, Kecamatan Munjungan.

Menurut keterangan Siti, oknum wartawan tersebut sempat membawa korbannya ke perwakilan kantor Adira Finance di Kota Trenggalek karena dianggap menunggak pembayaran angsuran selama dua bulan.

"Pelaku bukannya jadi membawa koran ke kantor Adira Finance di kompleks Ruko Hayam Wuruk, Trenggalek, tetapi malah membawanya ke jasa fotokopi di samping SMAN 1 Trenggalek. Di sinilah korban mengaku ditipu, karena pelaku membawa kabur sepeda motornya secara paksa," terang Siti.

Tindak pidana perampasan berbau penipuan itu sendiri bermula ketika korban siang itu bersama pamannya Pairin(40), Desa Ngadimulyo Kecamatan Kampak bermaksud pergi ke Kota Trenggalek dengan naik motor.

Setibanya di Jalan Raya Gandusari, Arif bersama rekannya sesama juru sita kendaraan bernama Dodik menghentikan laju motor Dianto dan menanyai identitas dan surat-surat motor.

Saat itulah Arif langsung mengatakan akan mencabut motor tersebut dengan alasan menunggak angsuran selama dua bulan.

Dianto menolak motornya diambil dengan alasan sudah membayar tunggakan dua bulan pada 18 Juli.

tetapi, Arif dan rekannya mempercayai begitu saja dan memkasa korban ikut ke kantor Adira Finance Trenggalek.

Namun, ternyata pelaku tidak menuju ke kantor Adira Finance Trenggalek dan mengajak Dianto yang saat itu dibonceng pelaku ke tempat foto copi SMAN 1 Trenggalek.

Di tempat ini Dianto disuruh turun dan mengandakan bukti angsuran. Namun Arif rupanya memiliki rencana lain, saat korbannya memfoto kopi KTP, aknum wartawan ini malah kabur dengan mengendarai sepeda motor Dianto. Kasus itu langsung dilaporkan polisi. (*)

sumber: http://www.antarajatim.com/lihat/berita/114872/oknum-wartawan-trenggalek-ditangkap-karena-rampas-motor

Advertiser