Sabtu, 13 April 2013

Saat Jam Kerja, Oknum ADPEL Samsat Diduga Kepergok Bersama Purel ?

Oknum ADPEL Samsat Diduga Kepergok Bersama Purel ?
Saat Jam Kerja, Oknum ADPEL Samsat Diduga Kepergok Bersama Purel ? - Perilaku oknum ADPEL Samsat Kabupaten Trenggalek perlu dipertanyakan, hal  ini dikarenakan selain sulit untuk ditemui di tempat kerjanya, oknum ini kedapatan oleh awak media sedang mengunci diri dan mematikan lampu dari dalam ruang kerjanya.

Tak hanya itu, Pada senin (01/04) sekitar pukul 11.30 WIB Oknum ADPEL Trenggalek tersebut sempat kepergok awak media saat ia asyik besama seorang wanita yang diduga bukan istrinya tepatnya di rumah makan TB disaat jam kerja., padahal diwaktu tersebut oknum ini seharusnya masih melakukan tugas intensif untuk melayani masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor seperti dikutip blogpanggul dari jwalitanews.com.

Saat di dikonfirmasi oleh media terkait hal tersebut dengan nada arogan iwn menuturkan, apa tidak diperbolehkan saya mengobrol dengan seseorang ?, Apa gak boleh saya makan siang ?, saya makan dengan perempuan tersebut dalam rangka akan mendirikan tempat usaha dan perempuan tersebut yang akan menjalankannya. Saya suka mendirikan lapangan usaha sendiri tanpa harus mengandalkan penghasilan saya dari ADPEL.

ADPEL samsat trenggalek Jwalita News 300x225 Oknum ADPEL Samsat Diduga Kepergok Bersama Purel ?

Lebih lanjut iwn mengatakan, “Semua program unggulan samsat iru adalah hasil dari ide ide saya, dan sekarang ini saya sedang mengusulkan program lagi yakni pembayaran pajak kendaraan bermotoe tanpa harus berhadapan langsung dengan wajib pajak. Begitulah program program saya ini banyak, program unggulan samsat itu saya semua yang membuatnya”. Kata iwn.

Sementara itu , ketika awak media mau melakukan konfirmasi terhadap kepala UPTD terkait hal tersebut menurut salah satu staf UPTD Sri “Bapak kepala masih sekolah bila ingin bertemu silahkan sebulan lagi kembali”, padahal didalamnya jelas-jelas ada. Disinyalir kuat , bahwa ada unsyur dan upaya penghalang-halangan terhadap media untuk bisa melakukan konfirmasi.

Sedangkan Dihari terpisah Kepala UPTD menuturkan kemarin saya ada rapat di Kediri, memang benar saya sekolah tapi sudah selesai, dan saya tidak mengintruksikan kepada staf saya untuk mengatakan hal tersebut bila ada tamu. Apabila Terkait dengan ADPEL saya ,yang akan melakukan konfirmasi tentang hal – hal apa yang dilakukannya oleh pak  dia diluar sana , kami selaku pimpinan belum tahu persoalannya lebih detail.

Maka dari itu, menghindari fitnah – fitnah yang belum tentu benarnya , dalam hal indiplisioner kita harus tahu duduk pokok persoalannya terlebih dahulu. karena tidak segampang itu menentukan salah dan tidaknya seorang pegawai negeri sipil dalam hal indisipliner kerja. Semua itu ada aturannya sendiri.ungkapnya.

Advertiser