Jumat, 19 April 2013

Perahu Terbalik di Perairan Panggul Di Selidiki Polisi Trenggalek

Perahu Terbalik di Perairan Panggul Di Selidiki Polisi Trenggalek
Ilustrasi
Perahu Terbalik di Perairan Panggul Di Selidiki Polisi Trenggalek - Kepolisian Trenggalek, Jawa Timur tengah menyelidiki penemuan sebuah kapal yang terbalik di perairan selatan Kecamatan Panggul.

     Kapolsek Panggul AKP Solichin, Kamis mengatakan, sampai polisi belum bisa memastikan apakah kapal tersebut milik nelayan yang sedang mencari ikan atau justru mengangkut imigran gelap.

     "Kami belum berani mengarah ke imigran gelap atau bukan, karena tidak ada petunjuk yang mengarah kesitu, hanya saja didalam kapal itu kami menemukan ada lima tas yang berisi pakaian termasuk jaket," katanya seperti di kutip blog panggul dari lingkar trenggalek.

     Menurutnya, saat ini kapal jenis slerek berwarna putih itu kini berhasil ditarik ke tepi dan kini diamankan di pantai Joketro Kecamatan Panggul.

     Solichin menambahkan, untuk mengungkap penemuan kapal tersebut pihknya telah berkoordinasi dengan polsek samping, Polres Pacitan serta kepolisian air.

     "Kami meminta kepada rekan-rekan anggota (polisi) yang lain apabila ada laporan nelayan hilang maupun yang mengetahui pemilik kapal terebut untuk menghubungi Polsek Panggul," imbuhnya.

     Pria berpangkat AKP ini menjelaskan, kapal tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB oleh Edi Warsono dan salah satu rekannya saat mencari ikan di tengah laut.

     "Pada saat ditemukan memang dalam keadaan terbalik, tapi proses terbaliknya dimana kami belum bisa memastikan, karena kalau kapal terbaik di tengah laut biasanya posisinya akan berpindah akibat terseret ombak dan angin," kata Solichin.

     Proses evakuasi kapal menuju ke tepi pantai Joketro membutuhkan waktu hampir tujuh jam dan baru bisa disandarkan pukul 17.00 WIB.

     Kata dia ada kemuungkinan kapal tersebut terbalik di luar perairan Panggul yang kemudian terserat hingga masuk wilayah perairan Trenggalek.  

     Wilayah perairan selatan Jawa adalah kawasan yang rawan dipakai sebagai jalur penyeberangan imigran gelap untuk mencari suaka ke Australia.

     Bahkan dua tahun yang lalu, sebuah kapal yang mengangkut lebih dari 200 imigran gelap asal Timur Tengah ditemukan tenggelam di perairan selatan Prigi, Trenggalek.



 

Advertiser