Sabtu, 13 April 2013

Wakil Bupati Resmikan Jembatan Gantung " Gunung Kebo " Pogalan

Wakil Bupati Resmikan Jembatan Gantung " Gunung Kebo " Pogalan
Wakil Bupati Resmikan Jembatan Gantung " Gunung Kebo " Pogalan - Jembatan gantung adalah jembatan yang berfungsi sebagai pemikul langsung beban lalu lintas yang melewati jembatan tersebut, terdiri dari lantai jembatan, gelagar pengaku, batang penggantung, kabel pemikul dan pagar pengaman. Seluruh beban lalu lintas dan gaya-gaya yang bekerja dipikul oleh sepasang kabel pemikul yang menumpu di atas 2 pasang menara dan 2 pasang blok angkur. 

Seperti dikutip blog panggul dari humasprotokol.trenggalekkab.go.id Bahwa Pada hari Minggu 7 April 2013 bertempat di Desa Pogalan Kecamatan Pogalan Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, SH, M.Si secara resmi meresmikan Jembatan Gantung “ Gunung Kebo “ Terwujudnya pembangunan jembatan gantung ini merupakan kerjasama berbagai pihak antara lain Tim Tony Ruttiman, Perusahaan pipa Argentina,  dan  serta swadaya masyarakat Desa Pogalan dan Desa Sambirejo. 

Jembatan gantung “ Gunung Kebo “ yang mempunyai panjang 60 meter dan Lebar 160 cm  ini nantinya diharapkan dapat memperlancar roda perekonomian karena selama ini untuk mencapai Desa Pogalan Kecamatan Pogalan dan dari Desa Sambirejo Kecamatan Trenggalek  maupun sebaliknya harus memutar sejauh 2 km tetapi setelah adanya jembatan gantung nantinya untuk mencapai kedua desa tersebut cukup memakan waktu 5 menit. Dalam acara ini di hadiri Wakil Bupati Trenggalek beserta istri, Kapolsek Pogalan, Kepala Bapemas,  Camat Pogalan, Kades Pogalan, seluruh kelompok tani dan seluruh kelompok desa.

Wakil Bupati Trenggalek dalam sambutannya berharap dengan adanya jembatan gantung bisa bermanfaat bagi semua masyarakat khususnya masyarakat Desa Pogalan dan Desa Sambirejo. Selain itu bisa membantu masyarakat dari berbagai sektor baik sektor ekonomi, transportasi maupun pendidikan sehingga perekonomian bisa lebih maju dan transportasi lebih lancar. 
Wakil Bupati juga meminta kepada masyarakat sekitar untuk bahu membahu memelihara jembatan agar tidak cepat rusak sehingga bisa terus digunakan. Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pagelaran Jaranan Turonggo Yakso.

Advertiser