Selasa, 23 April 2013

Pemerintah Trenggalek Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Pemerintah Trenggalek Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan - Bupati Trenggalek, Mulyadi Wr memastikan selama kurun 2013-2014 pemerintahannya akan memprioritaskan pembangunan kembali jalan dan jembatan yang rusak untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah, terutama kawasan pelosok seperti Kecamatan Panggul, Pule, Munjungan, serta Watulimo.

"Tahun 2013 menjadi prioritas, tahun 2014 masih menjadi prioritas. Saya sangat berharap memasuki tahun 2015, masalah (infrastruktur) ini sudah tuntas," kata Bupati usai menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2012 di DPRD Trenggalek, Senin seperti di kutip blog panggul dari antaranews.com.

Ia mengatakan kerusakan jaringan infrastruktur jalan dan jembatan secara bertahap telah berhasil dibenahi.

Dari total jalan kabupaten yang mencapai 949,93 kilometer, hingga akhir tahun 2012 yang kondisinya baik dan layak untuk sarana transportasi telah mencapai 410,67 kilometer.

Panjang jalan kabupaten dengan kondisi rusak sedang menurun dari sebelumnya mencapai 233,4 kilometer menjadi 203,44 kilometer, sementara rusak berat menyusut dari sebelumnya mencapai 187,06 kilometer menjadi sekitar 61,95 kilometer.

"Itu sudah jauh lebih baik karena saat pertama kali saya menjabat kerusakan jalan di Trenggalek mencapai 90-an persen, sekarang tinggal 50-an persen," jelasnya.

Beberapa jalan kabupaten yang mengalami kerusakan berat maupun sedang dan menjadi prioritas pembangunan tahun anggaran 2013 ini di antaranya adalah akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Kampak dengan Watulimo, Kampak-Munjungan, Kampak-Dongko, Trenggalek-Bendungan, serta sejumlah jalan antardesa.

Dia mengatakan, upaya memperbaiki infrastruktur jalan tidak hanya dengan cara merehabilitasi akses jalan yang rusak, tetapi juga dengan meningkatkan kualitas jalan dari sebelumnya hanya dalam bentuk makadam menjadi lapen atau aspal.

"Panjang jalan dengan konstruksi lapen di Trenggalek adalah 704 kilometer, sementara yang ditingkatkan lagi menjadi hotmix tahun 2012 mencapai 29,65 kilometer, meningkat 50 persen dibanding tahun 2011," jelasnya saat penyampaian LKPJ tahun 2012 di hadapan puluhan anggota dewan dan jajaran SKPD (satuan kerja perangkat daerah).

Tidak hanya jalan, Bupati menegaskan pemerintahannya juga berkomitmen dalam memperbaiki seluruh infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan akibat faktor usia maupun bencana alam.

Menurut dia, untuk program pemeliharaan jembatan, dalam kurun dua tahun Dinas PU, Binamarga dan Pengairan telah berhasil meningkatkan target dari sebelumnya (2011) hanya 14 unit menjadi 33 unit pada tahun 2012.

Demikian juga dengan program rehabilitasi ataupun peningkatan jembatan yang hingga akhir tahun 2012 mencapai 25 unit.

"Harapannya tentu pada tahun 2013 dan 2014 ini volume infrastruktur jalan maupun jembatan yang diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya bisa lebih besar lagi sehingga semua wilayah di Trenggalek bisa diakses dengan mudah," tuntasnya.

Advertiser